Siapa Bilang Matematika Menyebalkan? Judul Buku: Cara Genius Menguasai Tabel Perkalian Penulis: Adi W. Gunawan Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: 2007 Cukup banyak keluhan dari guru dan orang tua siswa mengenai kegagalan pengajaran matematika di sekolah dasar. Kegagalan ini tercermin juga dari sikap siswa yang mencerminkan kengerian mereka terhadap pelajaran matematika. Ini tampak dari penyebutan pelajaran matematika sebagai pelajaran “mati-matian” misalnya. Atau pada kasus lain, ada siswa yang mengatakan bahwa dirinya “bodoh” dalam pelajaran matematika. Sekedar memberikan dua contoh kegagalan pengajaran matematika di samping masih banyak contoh kegagalan yang lain. selanjutnya
Siapa Bilang Matematika Menyebalkan?
February 5, 2009 by idaarifahPermainan “Merebut Roti” dalam Ujian Nasional
February 4, 2008 by idaarifahUjian Nasional masih cukup jauh di hadapan kita, namun suasananya sudah begitu terasa. Lihat saja di sekolah-sekolah. Kegiatan belajar tambahan sudah dimulai. Di beberapa sekolah bahkan sudah dimulai semenjak libur semester.
Dengan keadaan siaga semacam ini, tidak terbayangkan bagaimana hilangnya keceriaan masa muda dalam kehidupan para siswa. Terbayang bagaimana mereka harus berhadapan dengan sebuah episode yang disebut ujian nasional. Apalagi target capaian minimal nilai ujian nasional dari tahunke tahun semakin tinggi. Padahal kita semua tahu, keadaan di sekolah-sekolah tidak terdapat perubahan yang berarti yang dapat mendukung peningkatan raihan itu. Yang bisa dilakukan sekolah adalah megadakan kegiatan tembahan pelajaran. Sebuah kegiatan yang membebani guru, siswa, dan orang tua. Read the rest of this entry »
Hari Guru, Saatnya Merenungkan Diri
February 4, 2008 by idaarifahNovember, tepatnya tanggal 25, adalah saat yang tepat untuk merenungkan diri. Saatnya berintrospeksi melakukan evaluasi diri bagi para guru dan semua bangsa Indonesia ini. Read the rest of this entry »
Belajar dari Mundira
February 4, 2008 by idaarifahTidak banyak yang mengenal Mundira. Karena di satu sisi, Mundira adalah khayalan, dan di sisi yang lain, Mundira adalah kenyataan. Karena Mundira berada pada status vivere, bagai bayang-bayang bagi masing-masing sisi.
Mundira dalam kasus ini adalah kenyataan, tapi penulis menyuguhkannya dibumbui dengan harapan. Lalu, mengapa Mundira? Read the rest of this entry »
Menyalahkan Siklus, Melempar Tanggung Jawab
February 4, 2008 by idaarifahAkhir 2007, pusat perhatian mata seluruh penduduk jagat terpusat ke Bali. Seluruh warga dunia membicarakan climate change yang terasa mulai menghantui kehidupan manusia. Beberapa peneliti segera menuju Puncak Jaya di pegunungan Jayawijaya, Papua, untuk menikmati salju terakhir di daerah tropis. Read the rest of this entry »
Hello world!
February 4, 2008 by idaarifahWelcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!